BeritaHukum dan KriminalMakaleNasionalSuara RakyatToraja Utara

“Anak Tiri Toraja Mendesak Janji untuk Keadilan” Berunjuk Rasa di DPRD Tana Toraja, Ini Tuntutannya

×

“Anak Tiri Toraja Mendesak Janji untuk Keadilan” Berunjuk Rasa di DPRD Tana Toraja, Ini Tuntutannya

Sebarkan artikel ini

Demonstrasi Anak Tiri Toraja Mendesak Janji untuk Keadilan di DPRD Tana Toraja

Ramapos.com, Tana Toraja – Sejumlah pemuda dan mahasiswa mengatasnamakan Anak Tiri Toraja Mendesak Janji untuk Keadilan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Tana Toraja, Makale, Senin 27 Mei 2024.

Dalam aksi itu mereka menyampaikan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada tiga lembaga pemerintah yakni eksekutif, legislatif (DPRD), dan yudikatif (Kejaksaan Negeri Tana Toraja).

Jenderal lapangan (Jendlap), Noverius Rayu Barung mengatakan demonstrasi dipicu persoalan ibu hamil di pelosok Toraja, Simbuang, yang melahirkan di pinggir jalan dan bayinya meninggal. Itu lantaran tidak memadainya fasilitas kesehatan dan infrastruktur jalan di daerah tersebut.

Kemudian pembangunan yang tidak merata dan persoalan dampak lingkungan akibat perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tana Toraja. Diantaranya, penyadapan getah pinus oleh PT KHBL dan Inhutani serta perusahaan penyadap getah lainnya.

Akibat penyadapan secara brutal alias tidak memperhatikan standar operasional prosesur (SOP) banyak pohon pinus di kawasan hutan mati dan menjadi pemicu longsor serta penggunaan obat perangsang yang berbahaya bagi warga sekitar.

Berikutnya, pembangunan di bantaran sungai yang menyebabkan penyempitan badan sungai sehingga menjadi pemicu banjir di Kota Makale serta tambang dan pasir batu yang merusak jalan penunjang perekonomian warga.

Lalu, persoalan pendidikan serta pengembangan minat dan bakat yang dinaungi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tidak menaruh perhatian terhadap pemuda sehingga tidak ada prestasi yang dicapai.

Begirupun persoalan stunting di Kabupaten Tana Toraja yang menduduki peringkat teratas Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Persoalan-persoalan ini telah lama kami suarakan lewat media dan sosial media tapi penyelesaian yang kami harapkan tak kunjung ada. Sekarang kami datang menuntut keadilan dan tanggung jawab,” kata Noverius dalam orasinya.

Dia menambahkan, aliansi warga dari daerah yang dianak tirikan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemda Tana Toraja akan terus mengawal kasus ini.

“Kami Anak Tiri Toraja Mendesak Janji untuk Keadilan akan terus mengawal tuntutan kami ini. Kami sudah lelah menanti janji-janji, kami butuh kepastian,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, seusai pendemo bergantian orasi di atas mobil komando, mereka bergeser ke ruang rapat pimpinan dewan dan diterima Ketua DPRD, Sekda, dan beberapa pimpinan OPD, serta Pidsus Kejari Makale, dan Kasat Intel Polres Tana Toraja.