BeritaNasionalRantepaoToraja Utara

Gerakan Kampanye Cintai Sungai, BPS Gereja Toraja Gelar Berbagai Lomba di Sungai Terpanjang Sulsel

×

Gerakan Kampanye Cintai Sungai, BPS Gereja Toraja Gelar Berbagai Lomba di Sungai Terpanjang Sulsel

Sebarkan artikel ini

Ketua BPS Gereja Toraja, Pendeta Alfred Anggui mengajak masyarakat mencintai dan merawat sungai. (Ist)

Ramapos.com, Toraja Utara – Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menggelar berbagai lomba di Sungai Sa’dan, tepatnya di Sa’dan To’barana, Kecamatan Sesean, Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Diantaranya, fun rafting, lomba membuat dan menghias rakit, lomba menggambar dan mewarnai, dance at the river, camping ceria, music on the river side, coaching clinic dan talkshow.

Lomba yang dikemas dalam Festival Sungai Sa’dan itu dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-77 Gereja Toraja. Kegiatan mengangkat tema “Mengalirlah Sungai Air Kehidupan”.

Diketahui, aliran Sungai Sa’dan merupakan sungai terpanjang di provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua BPS Gereja Toraja, Pendeta Alfred Anggui mengatakan kegiatan itu untuk mengajak masyarakat mencintai sungai sehingga tumbuh kesadaran menjaga dan memelihara alam dan ekosistem sungai.

“Bisa kita lihat sungainya jernih, betul-betul memberikan kehidupan buat kita sekalian,” kata Pdt Alfred Anggui kepada wartawan di lokasi acara, Jumat 12 April 2024.

“Pada dasarnya ini satu gerakan kampanye untuk mencintai sungai sebab sungai ini luar biasa, sudah ratusan tahun memberikan kita kehidupan. Air jernih ribuan kubik tiap hari, gratis,” ungkapnya.

“Ternak kita hidup dari sini, sungai mengairi sawah-sawah kita dan mengairi lima kabupaten menumbuhkan padi yang ada di Sidrap, Pinrang, pendukung pangan di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Pdt Alfred juga mengajak pemerintah daerah (Pemda) Toraja Utara dan Tana Toraja untuk berkontribusi menjaga kelestarian Sungai Sa’dan.

“Kami berharap kecintaan kita kepada sungai dan menarik perhatian besar dari pemerintah untuk betul betul bisa memperhatikan sungai, menjaga dan merawat sungai kita agar betul-betul bisa memberikan kesejahteraan kepada warga Toraja dan, Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Pdt Alfred berharap, Festival Sungai Sa’dan masuk kalender event tahunan Pemerintah Sulawesi Selatan.

Sebab menurutnya, daerah aliran Sungai ini menjadi lumbung pangan bagi warga Sulsel saat ini.