BeritaMakaleNasionalSosokTana Toraja

John Rende Mangontan Klarifikasi Postingannya Mengandung SARA: Bukan untuk Umat Muslim

×

John Rende Mangontan Klarifikasi Postingannya Mengandung SARA: Bukan untuk Umat Muslim

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Sulsel, John Rende Mangontan. (Foto: Tribun Toraja)

Ramapos.com, Tana Toraja – Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) John Rende Mangontan angkat bicara soal unggahannya yang mengandung SARA di grup WhatsApp pada Senin, 18 Maret 2024.

Unggahan tersebut berisi ajakan berbuka puasa dengan gambar babi guling yang kemudian memicu ketidaknyamanan dan menuai protes berbagai pihak.

Menurut John Rende Mangontan yang akrab disapa JRM, ajakan buka puasa tidak ditujukan untuk warga Muslim yang sedang menjalankan puasa Ramadan, melainkan warga Nasrani yang berpuasa menyambut Paskah.

“Jadi intinya kami bahas survey baik polling dan survey menyangkut Pilkada dan kami bawa dalam candaan. Kalau tidak salah tujuh orang, dan candaan itu cair dan hidup,” ujarnya saat dikonfirmasi Ramapos, Selasa 19 Maret 2024, malam.

“Lalu saya kirim babi guling dan tulis buka puasa tapi tidak ada bahasa saya tentang saudara saya muslim karena puasa dikenal juga di agama Kristen apalagi dalam suasana menyambut Paskah,” jelasnya.

Unggahan John Rende Mangontan di grup whatsapp ajak buka puasa dengan menu babi guling
Unggahan John Rende Mangontan di grup whatsapp ajak buka puasa dengan menu babi guling

Tidak sampai disitu, JRM juga telah meminta maaf dan mengklarifikasi langsung anggota grup WA yang merasa tidak nyaman dengan unggahannya.

“Saya menjawab juga bahwa kalau tersinggung, saya minta maaf. Tapi jujur saya tidak ada niat ke situ. Saya chat pribadi juga jelaskan yang lebih detail tentang orang Kristen puasanya ada yang rutin setiap Jumat,” katanya.

“Agar tidak diperpanjang dan dalam menyambut bulan suci Ramadaan dan menyambut Paskah, saya secara pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya yang membuat saudara dan orang tua saya, kaum Muslim memunculkan amarah pada saya,” ujar JRM.

“Karena apapun alasannya, saya masih bayak tugas dan tanggung jawab saya untuk menyelesaikan janji politik saya hingga berakhir di tahun ini. Semoga janji politik saya untuk memperjuangkan masih beberapa rumah ibadah, termasuk masjid akan saya tuntaskan,” jelasnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, mengecam dugaan penistaan agama yang dilakukan anggota DPRD Sulsel, John Rende Mangontan.

Mereka menyesalkan Legislator Sulsel itu mengunggah gambar babi guling dengan caption buka puasa yuk. Unggahan John Rende Mangontan yang akrab disapa JRM tersebut di grup wahtsapp Pilkada & Pileg Tator 2024, Senin 18 Maret 2024 Pukul 15.05 wita.

Ketua MUI Tana Toraja, Kyai Haji Zainal Muttaqin mengatakan tindakan intoleran tersebut sangat melukai ummat muslim yang sementara menjalankan ibadah puasa bulan suci Ramadhan.

“Itu yang disesalkan oleh kita semua, karena dia seorang wakil rakyat di tingkat provinsi, dan dia juga seorang tokoh di Toraja dan membuat statement seperti itu, sangat menusuk dan sangat mencederai hati umat Islam khususnya,” ujarnya kepada wartawan di Masjid Raya Makale, Kelurahan Bombongan, seusai pertemuan dengan ormas Islam.