BeritaMakaleNasionalTana Toraja

Kisah Dramatis Korban Tertimbun Longsor di Palangka Toraja, Jenazah Anak Dalam Pelukan Ibunya

×

Kisah Dramatis Korban Tertimbun Longsor di Palangka Toraja, Jenazah Anak Dalam Pelukan Ibunya

Sebarkan artikel ini

Tim SAR temukan 14 jenazah korban longsor di Palangka Tana Toraja. Jasad anak bernama putri dipeluk erat ibunya bernama Bertha Bine.

Ramapos.com, Tana Toraja – Bencana tanah longsor di Palangka, Kelurahan Manggau, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menelan 16 korban jiwa menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan warga Toraja.

Apalagi, seluruh korban yang tertimbun longsor masih satu rumpun keluarga.

Namun dibalik tragedi tersebut, tim SAR gabungan TNI-Polri, BPBD, dan para relawan dibuat haru temuan jenazah yang dramatis. Seorang ibu ditemukan sedang memeluk jenazah anaknya di bawah tumpukan tanah dan papan.

“Ada jenazah yang kami temukan, ibu-ibu, dia sedang peluk anaknya,” kata Tim Siaga Bencana Polres Tana Toraja AKP Gunarni Munda kepada Ramapos di lokasi longsor, Minggu 14 April 2024, sore.

Menurut Munda, jenazah ibu itu bernama Bertha Bine (35) dan anak perempuannya bernama Putri yang baru berusia 5 tahun.

Kata dia, Ibu Bertha diduga berusaha melindungi buah hatinya saat peristiwa mengenaskan itu terjadi hingga keduanya tersapu dan tertimbun longsor dalam keadaan berpelukan.

“Kemungkinan ibunya berusaha melindungi putrinya. Inilah kasih sayang seorang ibu kepada anak. Semoga mereka diterima disisi Tuhan yang Maha Esa,” harapnya.

Diketahui, bencana tanah longsor di lingkungan Palangka Manggau terjadi pada Sabtu malam, 13 April 2024 sekitar pukul 23.30 Wita.

Musibah itu menyebabkan 18 orang tertimbun material longsor. Saat ini, 16 korban telah ditemukan tim SAR gabungan dibantu relawan dan warga sekitar.

Sebanyak 14 korban dilaporkan meninggal dunia sementara dua lainnya dalam kondisi selamat meski mengalami luka serius.

Adapun dua korban lainnya belum ditemukan hingga saat ini dan masih dalam upaya pencarian.