PolitikRantepaoSosokSuara RakyatTana TorajaToraja Utara

Menakar Peluang Tokoh Gereja Toraja di Kontestasi Pilkada 2024

×

Menakar Peluang Tokoh Gereja Toraja di Kontestasi Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini

Kantor Badan Pekerja Sinode, Tongkonan Sangulele di Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan (ist).

Ramapos.com, Tana Toraja – Sejumlah tokoh Gereja Toraja santer disebut-sebut siap meramaikan bursa kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Mereka adalah tokoh gereja yang malang melintang dalam pelayanan, baik lingkup jemaat maupun lingkup sinode.

Figur ini diklaim berpeluang besar duduk sebagai bupati atau wakil bupati periode 2024-2029 di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara karena faktor-faktor pendukung yang kuat.

Salah satu indikatornya karena jumlah anggota jemaat yang sangat besar. Sebab gereja Toraja merupakan komunitas Kristen terbesar di Tana Toraja dan Toraja Utara.

Informasi dihimpun Ramapos, tokoh gereja Toraja mumpuni yang berkeinginan maju di Pilkada Toraja Utara diantaranya Frederik Victor Palimbong. Dia menjabat ketua umum Pengurus Pusat (PP) Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) dan Wakil Bupati Toraja Utara periode 2019-2024.

Kemudian mantan Ketua Umum Sinode gereja Toraja yakni Pendeta Musa Salusu. Selain itu ada mantan Ketua Umum Pengurus Pusat PPGT Jeri Parimba, serta tokoh senior Dating Palembangan. Dating saat ini juga menjabat sekretaris jenderal (Sekjen) Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI).

Bersamaan dengan itu, beberapa figur di Kabupaten Tana Toraja juga ramai diperbincangkan. Diantaranya, Victor Datuan Batara, John Diplomasi, Welem Sambolangi, Yohanis Lintin Paembongan, Pendeta Aser Ilu, dan Hansten Allorerung.

Figur ini disebut-sebut representasi Gereja Toraja yang memiliki kualitas dan rekam jejak yang baik. Selain itu didukung kapasitas kepemimpinan maupun pengalaman politik serta birokrasi.

Nama John Diplomasi dengan akronim JD paling santer diperbincangkan sebagai tokoh gereja Toraja yang pelayanannya paripurna.

Diketahui, John Diplomasi yang saat ini menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Tana Toraja, sebelumnya menduduki posisi strategis sinode gereja Toraja, yakni sebagai pengurus di Badan Verifikasi yang berkontribusi besar terhadap lingkungan gereja Toraja.

Selain itu, pengalaman politik dan organisasi JD sangat mendukung di perhelatan pilkada mendatang. Dia pernah memimpin koperasi yang cabangnya tersebar di wilayah Indonesia yakni KSP Balo’ta. JD memimpin beberapa periode dengan jabatan Chief Operating Officer sebelum memutuskan terjun ke dunia politik.

Dia benar-benar memulai karir politiknya dengan terjun ke akar rumput sebagai Ketua Tim Pemenangan pada Pilkada pada 2015 untuk pasangan calon (Paslon) Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara.

Kelihaian JD meyakinkan masyarakat membuatnya mendulang suara yang signifikan dan sukses mendudukan Nico-Victor menjadi Bupati dan Wakil Bupati. Nama John Diplomasi langsung mentereng sebagai Tokoh Toraja bagian Barat.

Salah satu tokoh Gereja Toraja yang juga menguat dan berpeluang duduk sebagai bupati Tana Toraja ialah Victor Datuan Batara yang saat ini pimpinan di PT Malea Energy. Pada 2013, dia dipercayakan sebagai ketua panitia 100 tahun injil masuk Toraja.

Selain itu, elektabilitas tokoh gereja Toraja ini didukung kepedulian sosialnya yang terlihat melalui sentuhan-sentuhan sosial yang spontan di pusaran komunitas warga Toraja.

Mantan wakil bupati yang akrab disapa VDB itu dekat dengan masyarakat bawah karena bersentuhan langsung warga di lapangan.

Diketahui, kontemplasi politik salah satu catatan penting dalam menentukan sikap politik, termasuk ketika mendorong figur untuk maju dalam ajang konstestasi.

Sesuai tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pilkada dihelat 27 November 2024.