NasionalPolitik

Mahfud Didatangi Koalisi Sipil, Bahas Kecurangan Pilpres Hingga Pemakzulan Jokowi

×

Mahfud Didatangi Koalisi Sipil, Bahas Kecurangan Pilpres Hingga Pemakzulan Jokowi

Sebarkan artikel ini

Mahfud MD didatangi koalisi sipil bahas kecurangan Pilpres 2024 hingga pemakzulan Jokowi. Sumber: (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Ramapos.com – Menko Polhukam sekaligus cawapres nomor urut 3, Mahfud MD menerima kunjungan beberapa orang yang tergabung dalam koalisi masyarakat sipil di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Januari 2024, siang.

Mahfud menerima sejumlah keluhan, khususnya soal dugaan kecurangan Pemilu dan Pilpres 2024. Mereka meminta Mahfud turun tangan.

Mengutip CNN, ada 22 orang menemui Mahfud pada kesempatan itu. Diantaranya, Faizal Assegaf, Marwan Batubara, hingga Letjen Purn Suharto.

“Mereka menyampaikan, tidak percaya pemilu ini berjalan kurang, oleh sebab itu nampaknya sudah berjalan kecurangan-kecurangan. Sehingga mereka minta ke Menko Polhukam untuk melakukan tindakan, melalui desk pemilu yang ada,” ucap Mahfud usai pertemuan, dilansir dari CNN, Rabu 10 Januari 2024, dinihari.

Mahfud mengatakan Kemenko Polhukam memang memiliki desk pemilu. Namun, bidang tersebut tak bisa masuk pada ranah penindakan. Menurutnya, desk tersebut hanya bersifat pemantauan.

“Desk ini hanya mencatat kemudian mengkombinasikan, makanya kalau ada pelaporan ke desk pemilu Polhukam, ya nanti kita kasihkan ke Bawaslu, ke KPU atau ke DKPP, tergantung kasusnya, silakan aja,” kata dia.

Usulan Pemakzulan Jokowi

Selain sikap tidak percaya, Mahfud juga mengaku menerima usul pemakzulan Presiden Jokowi. Mahfud mengungkap bahwa mereka meminta agar pemilu tanpa presiden.

Menerima usul itu, Mahfud menegaskan pihaknya tak mau ikut campur. Menurut dia, pemakzulan kepada Presiden sepenuhnya kewenangan DPR.

“Jadi saya bilang, apakah Pak Mahfud setuju, saya tidak bilang setuju atau tidak setuju, silakan saja, tapi bawa ke DPR, jangan minta pemakzulan ke Menko. Kok minta pemakzulan ke Menko Polhukam. Enggak bisa,” ujarnya.