Hukum dan KriminalNasionalTana Toraja

Penangkapan Terduga Pengedar Narkoba di Toraja Meningkat, Ada Apa?

×

Penangkapan Terduga Pengedar Narkoba di Toraja Meningkat, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Polisi menangkap tiga pemuda terduga pengedar narkoba jenis sabu di Kelurahan Pantan, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Ist).

Ramapos.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Tana Toraja (Tator) berhasil menggagalkan peredaran narkotika di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi berhasil meringkus tiga pelaku dan mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu.

Dari tiga pelaku, dua orang merupakan warga Luwu, inisial U (20) dan D (17). Satu orang lainnya, AT (27), warga Wara Utara Kota Palopo. Mereka ditangkap di tempat berbeda.

Kasat Narkoba Polres Tana Toraja, AKP Nurtjahyana Amir menuturkan, peredaran barang terlarang itu terbongkar saat petugas melakukan patroli di Jalan Pongtiku Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Minggu 28 Januari 2024, malam.

“Jadi pada saat kami melaksanakan operasi di Jalan Pongtiku kami menemukan pengendara roda dua yang mencurigakan. Setelah kami geledah kami menemukan plastik sachet diduga berisi narkotika jenis sabu 0.22 gram,” kata AKP Amir di Makale, Selasa 30 Januari 2024.

Amir menjelaskan, awalnya petugas menangkap U alias K saat hendak mengedarkan barang haram tersebut di Kelurahan Pantan, Makale.

Setelah diinterogasi, pelaku mengaku sebagian barang terlarang itu dibawa oleh rekannya.

“Penjelasan terduga pelaku tidak sesuai dengan obrolan di WA nya. Setelah kami interogasi kembali dia mengaku sebagian (Narkoba) di bawa oleh rekannya,” kata Amir.

Personel kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelaku lainnya. Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan narkotika jenis sabu seberat 0,38 gram.

“Ketiga pelaku telah kami amankan di Mapolres Tana Toraja bersama barang bukti narkoba, tiga buah handpone, dan dua unit sepeda motor,” ujarnya.

“Pelaku kami sangkakan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 14 tahun penjara” kata Amir.

Selama 2023-2024, Polisi menangkap sejumlah terduga pelaku pengedar, bandar maupun pengguna obat terlarang narkotika.

Pada tahun 2023, Polres Tana Toraja (Tator) berhasil mengungkap 9 kasus.

Pada 2024, Satuan Reserse Narkoba Polres Tator telah mengungkap tiga kasus penyalahgunaan narkoba.