BeritaMakaleNasionalSosokTana Toraja

Peringati Bulan Bung Karno, GMNI Tator Gelar GMNI Mengajar di Sekolah Terpencil

×

Peringati Bulan Bung Karno, GMNI Tator Gelar GMNI Mengajar di Sekolah Terpencil

Sebarkan artikel ini

Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Rembon antusias mengikuti pelajaran dan games dari kader GMNI Tana Toraja

Ramapos.com, Tana Toraja – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tana Toraja menggelar “GMNI Mengajar” di daerah terpencil memperingati Bulan Bung Karno.

Kegiatan dilaksanakan selama dua hari 14-15 Juni 2024 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Rembon, Kayuosing, Rembon, Tana Toraja, Sulsel.

Ketua GMNI Tana Toraja, Harmastanto mengatakan GMNI mengajar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan motivasi belajar kepada anak-anak yang ada di pelosok daerah.

GMNI Mengajar mencakup beragam aktivitas edukatif seperti kelas tambahan, pemberian buku dan alat tulis, serta penyuluhan tentang pentingnya pendidikan.

Selain itu, diadakan juga berbagai permainan untuk menumbuhkan minat belajar anak-anak.

“Ia benar, kemarin hari terakhir kami mengajar dilokasi. Di sana jaringan internet bahkan tidak stabil,” kata Bung Harmas kepada Ramapos, Minggu 16 Juni 2024 sore.

Kader GMNI Tana Toraja bersama Kepala Sekolah dan murid SDN 11 Rembon

Lanjut kata Harmas, kegiatan ini salah satu bentuk nyata kontribusi GMNI untuk memajukan pendidikan di daerah terpencil, selaras dengan cita-cita Bung Karno mewujudkan Indonesia yang cerdas dan berkeadilan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kayuosing secara khusus siswa Kelas Jauh Ma’tang SDN 11 Rembon untuk terus semangat belajar dan menggapai cita-cita mereka,” ucapnya.

Ditambahkan Ketua panitia kegiatan, Wilan Saritasik mengatakan GMNI Mengajar berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Dia juga berterima kasih dan mengapresiasi sambutan hangat para siswa dan pihak sekolah yang mendukung kegiatan GMNI Mengajar.

“Kami (GMNI) sangat berterima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Semoga ke depan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di daerah-daerah pelosok,” ujarnya.

Diketahui, Bulan Juni diperingati sebagai Bulan Bung Karno sebab memuat beberapa hari penting Soekarno, mulai kelahiran, hari wafat, hingga lahirnya Pancasila.