Hukum dan Kriminal

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Remaja di Toraja Terancam Penjara Maksimal 15 Tahun

×

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Remaja di Toraja Terancam Penjara Maksimal 15 Tahun

Sebarkan artikel ini

Ramapos.com, Tana Toraja – Seorang remaja berinisial CJ alias J (16) asal Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap Polisi. Ia diringkus Polisi usai setubuhi anak di bawah umur inisial V (12) hingga mengalami lecet pada organ vitalnya.

Kasat Reskrim Polres Tana toraja, AKP Sayid Ahmad mengatakan, J terancam pasal 81 ayat 2 tentang persetubuhan anak dibawah umur dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

Pelaku ditangkap di kamar kosnya tak lama setelah Polisi menerima laporan orang tua korban.

“Berdasarkan laporan orang tua korban di SPKT, selanjutnya unit Resmob melakukan serangkain penyelidikan. J kemudian diamankan ke Mapolres Tana Toraja untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Ahmad kepada wartawan, Rabu 28 Desember 2023, malam.

Perbuatan tak terpuji itu dilakukan J dan V yang merupakan pasangan kekasih di salah satu kamar kos di Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel, Senin 25 Desember 2023.

Ahmad menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban minta bantuan J melipat pakaian. Setelah itu, J mengajak V ke kamar kosnya lalu mengunci pintu kamar dan melakukan perbuatan tak senonoh terhadap V.

“Jadi keduanya menjalin hubungan asmara dengan bujuk rayu inisial J mengajak V ke kamar kosnya di Kelurahan Tondon Mamullu. Setelah tiba disana J membujuk V melakukan hubungan layaknya suami istri,” kata Ahmad.

Dihadapan penyidik J mengakui perbuatannya. Sementara V menjalani perawatan di RSUD Lakipadada karena menderita luka lecet di organ vitalnya.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya unsur paksaan, hanya sebatas bujuk rayu terhadap korban, hanya saja korban masih dibawah umur,” ujar Ahmad.

“Dari hasil pemeriksaan dokter RSUD diketahui V mengidap penyakit raja singa (Sifilis) sehingga saat ini korban V mendapatkan perawatan insentif di RSUD Lakipadada,” lanjut Ahmad.

Pelaku kini diamankan di Mapolres Tana Toraja dan disangkakan undang-undang perlindungan anak sebagaimana diatur dalam pasal 81 ayat 2 tentang persetubuhan anak dibawah umur dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun kurungan penjara penjara.