BeritaMakaleNasionalTana Toraja

Suksesi Pilkada, Bawaslu Tana Toraja Target 33.390 KK Pengawasan Uji Petik

×

Suksesi Pilkada, Bawaslu Tana Toraja Target 33.390 KK Pengawasan Uji Petik

Sebarkan artikel ini

Jajaran Bawaslu Tana Toraja, yakni Pantarlih melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih.

Ramapos.com, Tana Toraja – Dalam rangka menjamin hak politik warga negara khususnya di kabupaten Tana Toraja dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tana Toraja melalui jajaran Panwascam dan PKD meningkatkan pengawasan terhadap tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Pengawasan terhadap Pencoklitan yang dilaksanakan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dilakukan dengan metode Pengawasan Melekat dan Uji Petik (Uji sampel).

Pelaksaan uji petik dimaksudkan untuk menguji kembali ketaatan tata cara, prosedur, dan mekanisme sebagaimana telah diamanatkan dalam UU No. 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Bawaslu mengidentifikasi beberapa titik rawan yang menjadi fokus pengawasan, diantaranya:

  1. Ketaatan terhadap seluruh prosedur pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data Pemilih
  2. Kepala Keluarga yang tidak diCoklit tetapi ditempel stiker tanda sudah diCoklit
  3. Kepala Keluarga yang sudah diCoklit tetapi tidak ditempel stiker
  4. Kepala Keluarga yang sudah diCoklit dan sudah ditempel stiker
  5. Pantarlih yang melimpahkan tugasnya kepada orang lain (Joki).
  6. Pemilih Potensial yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih
  7.  Pemilih yang pindah domisili (keluar/masuk)
  8. Pemilih yang sudah meninggal dunia namun masih terdaftar dalam daftar.

“Kami melakukan pengawasan melekat terhadap Pantarlih, sekaligus juga kami melakukan uji sampel terhadap KK yg telah dicoklit oleh Pantarlih untuk menguji apakah Pantarlih telah mengikuti standar prosedur dalam melaksanakan tugasnya, sekaligus untuk menjamin hak Politik warga masyarakat” kata Kordiv. Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas bawaslu Kab Tana Toraja, Theofilus Lias Limongan, Senin. 01 Juli 2024.

Untuk menyukseskan gelaran Pilkada 2024, Theo mengajak seluruh masyarakat Tana Toraja untuk berpartisipasi melapor kepada Bawaslu atau Panwaslu Kecamatan atau Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) jika ada masyarakat yang belum didaftar dalam daftar pemilih atau belum ter- Coklit namun sudah memenuhi syarat memilih pada 27 November 2024.

“Dalam 5 hari pelaksanaan coklit, Bawaslu Tana Toraja sudah melakukan uji petik terhadap kurang lebih 1.921 Kepala Keluarga berdasarkan laporan yang diterima dari beberapa Kecamatan” kata Theofilus.